"Anez adalah seorang persona yang istimewa. Kami sangat kehilangan Anez dan sikap hidupnya yang begitu positif dan ceria. Anez akan selalu berada di dalam hati seluruh keluarga besar Hotel Tugu Bali."

Isi email dari Dewi Anggreni, Hotel Tugu Bali, 25 Januari 2006, menyertai pengiriman foto di atas. Widhiana Laneza, duduk nomor dua dari kiri, bersama kolega Tugu Hotel Bali menyambut Tahun Baru 2005.
BLOG MENGENANG ANEZ. Widhiana Laneza, atau Anez, aku mengenalnya sebagai mahasiswa Jurusan Arkeologi FSUI, 1982. Tetapi setahun sebelumnya, 1981, Anez sudah membuatku terpesona. Ketika dalam opspek, ia meminta tanda tangan kepada saya. Saat itu aku berkuliah di Jurusan Ilmu Perpustakaan FSUI. Aku tanya, "sudah menjadi mahasiswa kok ikut opspek lagi ?" Baru aku tahu, Anez mengambil D-3 Bahasa Perancis, dan kemudian ia rangkap dengan berkuliah di Arkeologi. Saya menyukai dirinya. Jatuh cinta kepadanya. Tidak berkelanjutan. Tetapi kenangan tentangnya tidak mudah hilang, walau sejak tahun 1988 saya tidak ada kontak sama sekali dengannya. Kenangan tentang Anez tak jarang muncul dalam tulisan di pelbagai blog saya. Termasuk di tahun 2004, saya guratkan bahwa Widhiana Laneza sebagai salah satu wanita terindah dalam hidup saya.
EVERYBODY HURTS, EVERYBODY CRIES : Selasa Legi, 20 Desember 2005 : Baru Tiga Hari Setelah Anez Menikah...
Tanggal 22 Desember 2005, nama Anez tiba-tiba, secara menggetarkan, memasuki orbit hidup saya lagi. Kakaknya, Verdi Amaranto, mengaku melalui Google ketika mengetikkan "Widhiana Laneza" dirujuk menuju blog saya Buka Buka Beha yang mengukir nama dia sebagai salah satu wanita terindah saya. Verdi Amaranto mengirimiku email, cerita bahwa pada tanggal 20 Desember 2005 Widhiana Laneza telah dipanggil kembali keharibaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Tiga hari setelah pernikahannya.
Anez Kini Berjalan Menembus Awan
Wanita semampai, cool dan artistik, kelahiran Brussels, Belgia, 28 April 1963, kini telah berjalan menembus awan. "Now she's walking through the clouds / With a circus mind / That's running wild / Butterflies and zebras / And moonbeams and fairytales / All she ever thinks about is riding with the wind", petikan lirik lagu "Little Wing" dari Jimi Hendrix. Untuk mengenang Anez, blog ini saya buat. Semoga bermanfaat. "Fly little wing / I want her to fly". Semoga Anez tersenyum membaca blog ini dari Surga sana.
Dunia Widhiana Laneza
Widhiana Laneza menyelesaikan studinya di jurusan Arkeologi Fakultas Sastra (kini
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya) Universitas Indonesia. Ia menjalani kehidupan profesional yang terakhir sebagai eksekutif di Tugu Hotels & Exotic Spas Bali.
Di bawah tersaji sumber informasi yang terkait dengan Anez. Termasuk cerita seputar anjing yang menjadi satwa kesayangan Anez. Juga hal yang agak paradoks,
karena Anez mengidap asma, problema kesehatan yang ia gulati untuk bisa dikendalikan sepanjang usianya.
Termasuk topik dunia terkait tanggal kelahirannya dan saat wanita indah ini menghadap Illahi, di mana kini TPU Jeruk Purut, Jakarta, sebagai persemayaman Anez yang abadi.
Blog/Web Dunia Widhiana Laneza
- Anez : Asthmatics New Environment Zone
- Archaeology on the Net
- 28 April 1963 : Selamat Datang, Anez
- 20 Desember 2005 : Selamat Jalan, Anez
- Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia
- Grigri : Anjing Manis Bernama Perancis
- Tugu Hotels & Exotic Spas Bali
Cerita Untuk Widhiana Laneza
Buku Cerita Cinta. Saya menyukai Anez. Jatuh cinta kepadanya. Sungguh ajaib, keinginan untuk menyatakan cinta itu akhirnya
berbuah menjadi sebuah buku kumpulan lelucon tentang satwa. Judulnya : Ledakan Tawa Dari Dunia Satwa (Yogyakarta :
Andi, 1987). Buku terbit ketika saya merasa jatuh cinta saya kepada Anez tidak berkelanjutan. Tetapi momen jatuh cinta
dan proses lahirnya buku kecil ini, masih terasakan terus ajaibnya.(BH)5,90>
Artikel Terdahulu
- JIP 1980, Anez 1982 dan Ibu Rusina Dalam Kenangan ...
- Henin, Australia Terbuka 2010 dan Widhiana Laneza ...
- Flashbacks of a FoolOleh : Bambang HaryantoEmail :...
- At The End Of A Song Oleh : Bambang HaryantoTak ad...
- ”Now she's walking through the clouds” : Mengenan...
- Anez, Sendok Bengkok dan NumerologyOleh : Bambang ...
- Eulogi Untuk Widhiana Laneza dan Sepakbola Indones...
- Air Mata Untuk Anez Memenuhi Sebuah KapalMengenang...
- Widhiana Laneza : 20 Desember 2005Oleh : Bambang H...
- Nama Anez di Radio : Simpati pun MengalirSesudah m...
Pengelola Blog :
Bambang Haryanto
Arsip Artikel
free web counter
K r e d i t
Blog/Web Dunia Widhiana Laneza
- Anez : Asthmatics New Environment Zone
- Archaeology on the Net
- 28 April 1963 : Selamat Datang, Anez
- 20 Desember 2005 : Selamat Jalan, Anez
- Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia
- Grigri : Anjing Manis Bernama Perancis
- Tugu Hotels & Exotic Spas Bali
Cerita Untuk Widhiana Laneza
Buku Cerita Cinta. Saya menyukai Anez. Jatuh cinta kepadanya. Sungguh ajaib, keinginan untuk menyatakan cinta itu akhirnya berbuah menjadi sebuah buku kumpulan lelucon tentang satwa. Judulnya : Ledakan Tawa Dari Dunia Satwa (Yogyakarta : Andi, 1987). Buku terbit ketika saya merasa jatuh cinta saya kepada Anez tidak berkelanjutan. Tetapi momen jatuh cinta dan proses lahirnya buku kecil ini, masih terasakan terus ajaibnya.(BH)5,90>
Artikel Terdahulu
- JIP 1980, Anez 1982 dan Ibu Rusina Dalam Kenangan ...
- Henin, Australia Terbuka 2010 dan Widhiana Laneza ...
- Flashbacks of a FoolOleh : Bambang HaryantoEmail :...
- At The End Of A Song Oleh : Bambang HaryantoTak ad...
- ”Now she's walking through the clouds” : Mengenan...
- Anez, Sendok Bengkok dan NumerologyOleh : Bambang ...
- Eulogi Untuk Widhiana Laneza dan Sepakbola Indones...
- Air Mata Untuk Anez Memenuhi Sebuah KapalMengenang...
- Widhiana Laneza : 20 Desember 2005Oleh : Bambang H...
- Nama Anez di Radio : Simpati pun MengalirSesudah m...
Pengelola Blog :
Bambang Haryanto
Arsip Artikel
free web counter
